Web Hosting
Tampilkan postingan dengan label Keindahan Alam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Keindahan Alam. Tampilkan semua postingan

Keindahan Alam Kalimantan Timur

Pulau Derawan 
    Terletak di Kepulauan Derawan, Kecamatan Derawan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur Satuan morfologi Pulau Derawan adalah dataran pantai bertopografi datar. Pantai pasir memiliki kemiringan lereng sekitar 7° – 11° dengan lebar 13,5 – 20 meter.
 
Di perairan sekitarnya terdapat taman laut dan terkenal sebagai wisata selam (diving) dengan kedalaman sekitar lima meter. Terdapat beraneka ragam biota laut di sini, diantaranya cumi-cumi (cuttlefish), lobster, ikan pipa (ghostpipe fish), gurita (bluering octopus), nudibranchs, kuda laut (seahorses), belut pita (ribbon eels) dan ikan skorpion (scorpionfishes).
    Pada batu karang di kedalaman sepuluh meter, terdapat karang yang dikenal sebagai ”Blue Trigger Wall” karena pada karang dengan panjang 18 meter tersebut banyak terdapat ikan trigger (red-toothed trigger fishes).
    Sebuah pulau dengan permukaan air laut berwarna gradasi biru dan hijau yang memukau, hamparan pasir putih nan lembut, barisan pohon kelapa di pesisir pantai, dengan hutan kecil di tengah-tengah pulau yang merupakan habitat dari bermacam jenis tumbuhan dan hewan serta keindahan alam bawah laut yang mempesona. Tidak heran apabila pulau ini bisa menempati urutan ketiga teratas sebagai tempat tujuan menyelam bertaraf dunia dan menjadikan pulau ini sebagai pulau impian bagi para penyelam.

Di sekitar Pulau Derawan, sebanyak 28 titik menyelam telah teridentifikasi. Untuk menjelajahi semua titik ini setidaknya dibutuhkan sekitar 10 hari dengan satu kali menyelam di masing-masing titik. Untuk pindah dari satu titik ke titik lainnya, pengunjung bisa menggunakan kapal. Sementara itu, pengunjung juga bisa menjelajahi pulau dengan berjalan kaki




Pulau  Sangalaki
Sangalaki adalah pulau kecil yang luasnya sekitar 13 Ha. Dengan jalan santai, anda bisa menglilingi pulau yang berstatus Taman Wisata Alam (TWA) ini hanya dalam waktu 30 menit. Selama perjalanan, anda akan menikmati pantai berpasir putih dan laut yang menawan. Pada pagi dan sore hari, anda juga bisa menikmati fenomena alam yaitu terbit dan terbenamnya matahari yang menakjubkan
Pulau Sangalaki juga memiliki alam bawah laut yang sangat indah, terumbu karang yang ada di pulau ini merupakan salah satu yang terbaik di dunia. Tutupan karang rata-rata Pulau Sangalaki adalah 26.75% untuk karang keras dan 42.50% untuk karang hidup.


Berdasarkan survey yang dilakukan Naturalis Museum Laeden tahun 2003, di Perairan Pulau Sangalaki dan Pulau Derawan ditemukan 40 spesies karang jamur (mushroom coral). Kawasan perairan ini merupakan lokasi dengan keanekaragaman karang jamur tertinggi di KKL Berau (Wiryawan dkk, 2005). Di perairan Pulau Sangalaki juga terdapat 1.051 spesies ikan karang dan lima spesies lamun.
»»  Baca Selengkapnya...

Keindahan Alam Kalimantan Selatan

Pantai Tanjung Dewa Yang Menawan

Kalimantan Selatan sangat kaya akan potensi keindahan alamnya. Setiap orang pasti akan berdecak kagum saat menikmati keindahan alam Kalimantan Selatan. Tidak sedikit para wisatawan dari dalam maupun luar negeri yang telah menginjakkan kaki di bumi Lambung Mangkurat ini dan ingin kembali lagi untuk menikmati keindahan alam Kalimantan Selatan. Selain keindahan alam, keramah-tamahan warganya juga menjadi daya tarik sendiri bagi para wisatawan.
Bisa dibilang setiap kabupaten/kota di Kalimantan Selatan memiliki objek wisata andalan. Kabupaen Tanah Laut misalnya, banyak objek wisata yang terdapat di kabupaten ini. Karena letaknya berbatasan langsung dengan laut Jawa, maka tidak heran jika kabupaten Tanah Laut memiliki pantai sebagai objek wisata andalanya. Objek wisata pantai yang cukup terkenal adalah pantai Batakan dan pantai Takisung.
Ada satu pantai yang mungkin hanya sedikit orang saja yang mengetahuinya, padahal potensi keindahan alamnya tidak kalah indahnya dibandingkan dengan pantai-pantai lainnya. Pantai tersebut adalah Pantai Tanjung Dewa.
dsc00889 
Salah Satu Pemandangan Menuju Pantai Tanjung Dewa
Pantai Tanjung Dewa terletak di Desa Tanjung Dewa Kecamatan Panyipatan Kabupaten Tanah Laut. Hanya dengan menempuh jarak sekitar 100 km dari kota Banjarmasin maka kita sudah tiba di pantai Tanjung Dewa. Jarak yang tidak terlalu jauh ini memungkinkan kita untuk dapat berakhir pekan ke pantai Tanjung Dewa ini kapanpun kita mau. Perjalanan menuju pantai Tanjung Dewa ini sangat tidak membosankan karena kita akan melintasi areal persawahan dan pegunungan yang hijau dan indah. Sangat cocok untuk melepaskan kepenatan terhadap rutinitas harian kita.
dsc00817Beberapa pantai di Kalsel lebih menonjolkan pesona pasirnya, namun pantai Tanjung Dewa sedikit berbeda yaitu dengan keindahan karangnya yang lebih mempesona. Pantai Tanjung Dewa memiliki 2 bagian, ada bagian yang berpasir dan ada juga yang berkarang. Jika kita duduk di atas salah satu karangnya, maka sangat tepat untuk menikmati landscape pantai dan laut secara bersamaan. Tidak hanya itu saja, selain bisa menikmati keindahan laut dan pantai kita juga bisa menikmati keindahan pegunungan dari kejauhan. Saat cuaca cerah lekuk-lekuk gunung akan sangat jelas terlihat.

Pantai Batakan

Pantai Batakan terletak di Desa Batakan, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut (Tala), sekitar 125 kilometer arah timur dari Kota Banjarmasin (Ibukota Provinsi Kalimantan Selatan). Untuk mencapai lokasi Pantai Batakan, dari Kota Banjarmasin relatif mudah karena kondisi jalannya cukup baik. Walaupun jalannya berkelak-kelok dan turun-naik, tetapi menyajikan pemandangan alam yang indah berupa barisan perbukitan yang menghijau, hamparan persawahan yang menguning, serta perkampungan nelayan yang berada di tepi pantai.
Pantai Batakan merupakan obyek wisata bahari yang terpadu dengan panorama alam pegunungan, karena di sebelah timurnya terdapat perbukitan pinus yang menjadi bagian dari Pegunungan Meratus. Di pantai ini pengunjung dapat mengelilingi pantai sambil menggunakan kuda sewaan, bersantai di bawah pohon cemara sambil menikmati keindahan pantai, atau menyaksikan panorama alam terutama saat matahari akan terbenam (sunset). Selain berwisata di sekitar pantai, pengunjung juga dapat berkunjung ke Pulau Datu yang letaknya tidak berapa jauh di depan Pantai Batakan. Di pulau ini terdapat sebuah obyek wisata religius yaitu makam Datu Pamulutan, seorang ulama yang dianggap sebagai wali Allah.

Pantai Takisung
pantai takisungPantai Takisung adalah merupakan obyek wisata pantai yang mempesona dengan pemandangan pantai dengan aktivitas jual beli ikan segar maupun ikan kering langsung dari nelayan. Ombaknya yang tidak terlalu besar menjadikan Pantai Takisung aman untuk dikunjungi para wisatawan.  Pantai Takisung terletak di Kecamatan Takisung yaitu sebelah barat wilayah Kabupaten Tanah Laut. 




Danau Riam Kanan

danau riam kanan - Banjarmasin 
Danau Riam Kanan terletak di Desa Aranio, Banjarmasin. Letaknya sekitar 65 km dari Kota Banjarmasin. Danau Riam Kanan merupakan bagian terpenting dari Taman Hutan Raya Sultan Adam karena terdiri dari beberapa tempat wisata, seperti Air Terjun Surian, Riam bagugur dan Hutan Pendidikan



»»  Baca Selengkapnya...

Keindahan Alam Kalimantan Tengah

 Bukit Batu


Keindahan panorama alam di beberapa daerah di Provinsi Kalteng diketahui sangat menjanjikan untuk kegiatan pariwisata lokal maupun mancanegara.
Salah satunya adalah kawasan Bukit Batu, yang terletak di perbatasan Kasongan Kabupaten Katingan dan Kota Palangka Raya.

Bukan hanya karena keunikan bukit yang terdiri dari susunan batu-batu besar sehingga tempat ini begitu dikenal dan sering dijajaki para pelancong, namun ada ikatan cerita sejarah masa lampau yang membuat kawasan itu makin sering dikunjungi warga, khususnya di dua daerah yang bertetangga ini.
Konon Bukit Batu merupakan tempat bersemedi pendiri Kalteng yang juga mantan Gubernur Kalteng, Tjilik Riwut. Tidak hanya ketika dia menjadi seorang tokoh, Bukit Batu juga sudah menjadi tempat yang nyaman bagi Tjilik Riwut sewaktu kecil untuk menenangkan diri.
Menurut cerita berkembang, Bukit Batu dulunya juga sering dijadikan tempat bertapa Riwut Dahiang, ayah Tjilik Riwut, yang ingin mempunyai seorang anak laki-laki, sebab setiap anaknya lahir laki-laki selalu meninggal.

Taman Wisata Fantasi Beach
 
Obyek wisata ini berjarak sekitar ± 21 Km dari Pusat Kota Palangka Raya, dengan waktu tempuh kira-kira 20 menit dengan menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. Lokasi obyek wisata yang dikelola oleh pihak swasta ini, menawarkan berbagai hiburan/permainan seperti, memancing, flying fox, sepeda air, Outbond, dan pada event tertentu juga terkadang menghadirkan panggung hiburan berupa pertunjukan musik.

Danau Tahai
 
Danau terletak di Kelurahan Tumbang Tahai, Kecamatan Bukit Batu, 29 Km arah Barat Kota Palangka Raya ini adalah salah satu obyek wisata yang banyak mendapat kunjungan dari penduduk Palangka Raya yang ingin bersantai dan rekreasi. Tersedia beberapa fasilitas hiburan, seperti pemancingan, sepeda air, perahu motor, karaoke, jembatan gantung dan rumah makan. Danau Tahai merupakan danau tadah hujan yang tidak besar, namun dihubungi oleh beberapa sungai-sungai kecil yang cocok bagi mereka yang gemar memancing.

Batu Banama
 Obyek wisata Batu Banama ini selain menawarkan panorama alam yang indah juga bisa dikategorikan sebagai wisata yang mengandung relegius, karena pada lokasi areal wisata ini terdapat Pura Agung Sali Paseban/Satya Dharma. Disamping itu legenda mengenai terjadinya batu banama itu sendiri yang dilihat dari samping mirip seperti sebuah bahtera yang terdampar.

»»  Baca Selengkapnya...

Keindahan Alam Kalimantan Barat

Kalimantan Barat adalah sebuah provinsi di Indonesia yang terletak di Pulau Kalimantan, dan beribukotakan Pontianak.

Luas wilayah Provinsi Kalimantan Barat adalah 146.807 km² (7,53% luas Indonesia). Merupakan provinsi terluas keempat setelah Papua, Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah.

Daerah Kalimantan Barat termasuk salah satu daerah yang dapat dijuluki propinsi "Seribu Sungai". Julukan ini selaras dengan kondisi geografis yang mempunyai ratusan sungai besar dan kecil yang diantaranya dapat dan sering dilayari. Beberapa sungai besar sampai saat ini masih merupakan urat nadi dan jalur utama untuk angkutan daerah pedalaman, walaupun prasarana jalan darat telah dapat menjangkau sebagian besar kecamatan.

Pulau Simping
 
Pulau Simping merupakan
pulau terkecil di dunia dan telah diakui oleh PBB. pulau yang terletak di seberang pantai Teluk Mak Jantu Sinka Island kota Singkawang Kalimantan Barat ini sangat mudah di jangkau dengan melewati jembatan beton yang menghubungkan pantai teluk mak jantu dengan pulau ini. 



Pulau Randayan
 
Pulau Randayan merupakan salah satu pulau dari gugusan pulau sungai raya Kabupaten Bengkayang Kalimantan Barat, Untuk menuju pulau ini dapat dilakukan melalui penyeberangan dari pantai Samudra Indah.



Pulau Maya
 
Pulau Maya merupakan salah satu pulau dari gugusan kepulauan karimata yang terletak di selat karimata Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat, pulau ini luas dan berpenghuni,dengan kota utama Tanjung Satai. 



Pulau Temajo
 
Pulau ini terletak berseberangan dengan pantai kijing Kabupaten Bengkayang Kalimantan Barat, namun untuk mencapai pulau ini terdapat kapal ferry reguler yang berlayar dari kota Mempawah Kabupaten Pontianak setiap harinya



Pulau Sawi

Pulau ini terdapat di Kabupaten Ketapang. Pantai yang bersih dan air yang jernih menjadi daya tarik tersendiri pulau ini. . 


 

Pantai Pasir Panjang
Pantai ini merupakan pantai terpanjang di Kalimantan Barat dan merupakan tujuan utama turis lokal maupun asing untuk menghabiskan waktu liburan.  

 

Taman Nasional Betung Kerihun

 
Betung Karihun adalah sebuah Taman Nasional yang terletak di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Di sini terdapat beraneka ragam hewan khas Kalimanta seperti Orangutan, Bekantan, dan burung Enggang Gading. 


Danau Sentarum
 
Taman Nasional Danau Sentarum merupakan perwakilan ekosistem lahan basah danau, hutan rawa air tawar dan hutan hujan tropik di Kalimantan. Disini terdapat banyak tumbuhan dan ikan khas Kalimantan Barat, Ikan Arwana.  




Bukit Kelam 

Bukit Kelam merupakan salah satu objek wisata alam yang eksotis di Kabupaten Sintang, dan telah menjadi kawasan hutan wisata yang memiliki panorama alam yang memesona. Di sini terdapat berbagai objek wisata alam seperti air terjun, gua alam yang dihuni oleh ribuan kelelawar, serta sebuah tebing terjal yang tingginya sekitar 600 meter dan ditumbuhi pepohonan di kaki dan puncaknya. Bukit Kelam merupakan Batu Terbesar di Dunia
»»  Baca Selengkapnya...

Keindahan Alam Nusa Tenggara Timur

* Selat Pantar 


    Selat  Pantar merupakan laut yang memisahkan antara Pulau Alor dan Pulau Pantar.Wisata  bahari Taman Laut Selat Pantar mempunyai panorama bawah laut yang menakjubkan  sehingga menjadi primadona dan pemikat bagi para diver dari seluruh dunia. Keindahan  taman laut Selat Pantar melingkupi perairan Alor Besar, Alor Kecil, Dulolong,  Pulau Buaya, Pulau Kepa, Pulau Ternate, dan Pulau Pura. B. Keistimewaan Tercatat,  ada 26 titik selam (diving spot) yang  memesona wisatawan. Ke-26 titik diving itu seperti, Half Moon Bay;  Peter`s Prize;  Crocodile Rook; Cave Point; The Edge; Coral Clitts; Baeylon; The Arch; Fallt  Line; The Pacth; Nite Delht; Kal`s Dream; The Ball; Trip Top; The Mlai Hall; No  Man`s Land; The Chatedral; School`s Ut; hingga titik selam Shark Close.


    Di  taman laut ini pula dapat ditemui lumba-lumba abu-abu yang merupakan spesies  langka. Lokasi Taman laut Selat Pantar terletak di Kabupaten  Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur.  Akses Menuju Lokasi Wisatawan  bisa datang dari Kupang, dengan naik kapal feri dengan waktu tempuh 12-13 jam, menuju  Larantuka. Kemudian melanjutkan perjalanan dengan naik kapal kayu menuju  pelabuhan laut Kalabahi dengan waktu tempuh sekitar 1 jam

* Gunung Inerie
   Gunung  Inerie memiliki ketinggian 2.245 meter di atas permukaan laut. Bagian gunung yang  berhutan lebat hanya terdapat di sebelah barat lereng gunung. Sedangkan hutan  di lereng bagian selatan telah dikonversi menjadi daerah perkebunan. Sebagian  besar hutan yang terdapat di dalam kawasan ini terletak pada ketinggian  1.000-1.500 meter dari permukaan laut .
    Dari atas puncak Gunung,  para pendaki bisa dengan leluasa melihat pemandangan yang indah ke segala arah.  Pemandangan Kota Bajawa di sebelah barat laut, dengan kabut tipis di atasnya, tampak  seperti kota-kota kecil dan tua di Eropa. Sedangkan di bagian selatan tampak birunya  laut Sawu, menempel rapat di kaki Gunung Inerie. Di sisi selatan  puncak Gunung Inerie terdapat sebuah batu besar yang diyakini sebagai  penjelmaan dari sosok Jaramasi beserta kuda tunggangannya. Menurut legenda, Jaramasi adalah seorang satria penjaga Gunung  Inerie. Kata, ”jara” berarti kuda dan ”Masi” adalah nama orang (laki-laki). Artinya  ”kuda milik Masi”, yang merupakan seorang pahlawan di wilayah perkampungan kaki  Gunung Inerie.Gunung  Inerie terletak di Bajawa, ibukota Kabupaten Ngada, Pulau Flores, Provinsi Nusa  Tenggara Timur. 


    Dari  Kupang, ibukota Propinsi NTT, wisatawan dapat naik pesawat menuju Ende, sebuah kota di Pulau Flores. Setiba  di sana,  perjalanan dilanjutkan menuju Kota Bajawa yang berjarak sekitar 61 kilometer. Kemudian  wisatawan dapat melanjutkan perjalanan dengan angkutan sewaan menuju desa  wisata, Bena, yang terletak 15 km sebelah selatan Bajawa. Inilah desa terakhir  sebelum menuju puncak Gunung Ineri

* Danau Kelimutu 
     Danau Kelimutu  yang terletak di puncak Gunung Kelimutu ini masuk dalam rangkaian Taman  Nasional Kelimutu. Danau ini berada di ketinggian 1.631 meter dari permukaan  laut. Beberapa flora  yang dapat ditemui di sekitar danau antara lain Kesambi (Schleichera oleosa),  Cemara (Casuarina equisetifolia) dan bunga abadi Edelweiss. Sedangkan fauna yang ada di sekitar danau, antara lain Rusa  (Cervus timorensis), Babi hutan (Sus sp.), Ayam hutan (Gallus  gallus) dan Elang (Elanus sp.)  


     Danau  Kelimutu mempunyai tiga kubangan raksasa. Masing-masing kubangan mempunyai warna  air yang selalu berubah tiap tahunnya. Air di salah satu tiga kubangan berwarna  merah dan dapat menjadi hijau tua serta merah hati; di kubangan lainnya berwarna  hijau tua menjadi hijau muda; dan di kubangan ketiga berwarna coklat kehitaman  menjadi biru langit. 


     Secara  adminitratif, Danau Kelimutu berada pada 3 kecamatan, yakni Kecamatan Detsuko,  Kecamatan Wolowaru dan Kecamatan Ndona, ketiganya berada di bawah naungan Kabupaten  Dati II Ende, Propinsi Nusa Tenggara TimurDari ibukota Propinsi NTT, yakni Kupang, pengunjung  dapat menggunakan pesawat menuju kota  Ende, di Pulau Flores, dengan waktu tempuh mencapai 40 menit. Setiba di Ende, perjalanan  dilanjutkan dengan menggunakan angkutan umum berupa mini bus, menuju Desa  Kaonara, yang berjarak 93 km, dengan waktu tempuh sekitar 3 jam. Dari Desa  Koanara menuju Puncak Danau Kelimutu, wisatawan harus berjalan sepanjang 2,5 km. 
»»  Baca Selengkapnya...

Keindahan Alam Sulawesi

* Bunaken
     
     Bunaken terletak di teluk Manado yang terletak di kepulauan Sulawesi Utara. Bunaken adalah sebuah pulau seluas 8,08 km2. Pulau ini adalah bagian dari kota Manado. Untuk menuju ke pulau ini dapat ditempuh dengan speed boat dengan perjalanan sekitar 30 menit dari pelabuhan kota Manado. Disekitar pulau bunaken terdapat empat pulau yang sekitar pantainya juga mempunyai bawah laut yang indah. Ada Pulau Manado tua, Pulau Siladen, Pulau Mentehage dan Pulau Naen.

    Di taman laut ini terdapat biodiversitas yang merupakan salah satu kecantikan laut tertinggi di dunia. Dengan menyelam, Anda dan keluarga dapat menikmati keindahannya. Sedangkan taman laut bunaken sendiri memiliki 20 titik Wisata Bawah Laut yang dapat Anda selami keindahannya, tentunya dengan kedalaman yang berbeda.
    Bunaken memiliki sekitar 91 jenis ikan yang berenang mengelilingi lautannya dan sekitar 13 jenis genera karang hidup. Karang tepi dan terumbu karang penghalang ikut mendominasi perairan Taman Nasional Bunaken. Airnya yang biru luar biasa sangat jernih. Sehingga ikan-ikan dan aktifitas laut dapat Anda lihat dari atas.


    Di sekitar Taman Nasional Bunaken juga terdapat ekosistem hutan bakau yang tak kalah Indahnya. Didalam hutan dan sekitarnya banyak terdapat jenis hewan seperti kepiting, udang, moluska, beraneka ragam burung laut, dan penyu sisik, salah satu hewan yang sangat dilindungi.

* Gunung Bawakaraeng
   Ada mulut Tuhan di Gunung Bawakaraeng. Jangan kaget dengan pernyataan ini karena Bawakaraeng memang berarti Mulut Tuhan (bawa = mulut dan karaeng = tuan, Tuhan). Terletak di Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan, gunung ini memiliki ketinggian 2830 m dari permukaan laut. Gunung ini tergolong salah satu gunung tertinggi di Sulawesi Selatan dan kerap didatangi para pendaki.


Jika ingin mencoba mendaki gunung ini, Anda dapat menempuh jalur melalui Makassar - Malino – Kampung Beru – Desa Lembanna. Jalur ini relatif lebih mudah dan umum ditempuh daripada jalur Makassar – Sinjai - Tassoso yang lebih jauh.


Malino
   Jika berkunjung ke Sulawesi Selatan, ada baiknya anda mengunjungi Malino. Lokasinya tidak jauh dari Makassar, ibukota Sulawesi Selatan. Jaraknya hanya sekitar 70 km dari Makassar. Dapat ditempuh dalam waktu 2 jam. Malino adalah salah satu maskot pariwisata Gunung Bawakaraeng bahkan maskot propinsi Sulawesi Selatan. Daerah ini termasuk salah satu tujuan utama wisata.


   Berada di lereng Gunung Bawakaraeng menjadikan daerah ini sejuk dan nyaman. Suasananya hampir sama dengan wilayah Puncak di Jawa Barat. Terdapat banyak penginapan jika Anda memutuskan untuk menikmati Malino lebih lama. Bahkan beberapa kelompok pendaki dan pencinta alam mendirikan base camp untuk para pendaki yang akan menuju Gunung Bawakaraeng.
Sepanjang jalan, mata Anda akan dimanjakan oleh perkebunan sayur, bunga, dan teh.  Bahkan, di sini Anda juga mendapati perkebunan markisa yang menjadi pemasok sirup, oleh-oleh khas jika Anda pulang berkunjung dari Makassar.

Haji Bawakaraeng
   Salah satu hal menarik dari Gunung Bawakaraeng adalah adanya kelompok tertentu yang melaksanakan ibadah haji di puncak gunung ini. Mereka melakukan ritual ini bersamaan dengan waktu pelaksanaan ibadah haji di Mekah sana. Mereka mempercayai bahwa berhaji di Gunung Bawakaraeng bernilai sama dengan berhaji di Mekah. Mereka pun melakukan ritual pada sebuah tempat di puncak Gunung Bawakaraeng.
   Kelompok tersebut tidak hanya berasal dari daerah sekitar, bahkan dari beberapa daerah di Sulawesi Selatan. Hebatnya lagi, mereka melakukan pendakian dengan minim peralatan menaklukkan tebing terjal  untuk mencapai puncak. Berbagai makanan dan sesajen pun dipersiapkan pada sebuah batu di puncak yang diyakini kembaran dari Hajar Aswad di Mekah.
Pelaksanaan ibadah ini dapat dipandang sebagai pencampuran kepercayaan lama, ritual mistik dan ajaran Islam.

* Pulau Samalona
    Kota Makassar yang terkenal dengan wisata bahari memang menawarkan berjuta pesona keindahan alami, khususnya pantai. Namun, jarang orang yang tahu sebetulnya banyak sekali pulau-pulau kecil yang indah di sekitar Makassar, salah satunya Pulau Samalona.
    Cara untuk sampai ke Pulau Samalona cukup mudah Anda hanya perlu menyewa perahu dari penduduk sekitar pantai Losari Makassar yang biasanya berprofesi sebagai nelayan atau jasa penyewaan perahu. Harga perahu mulai dari 300 sampai 600 ribu rupiah, pulang pergi untuk 10 orang. Namun, ingat jangan lupa tawar-menawar dengan pemilik perahu. 


   Waktu tempuh untuk sampai ke Pulau Samalona dari Pantai Losari sekitar setengah jam. Sepanjang perjalanan, Anda dapat menikmati hamparan laut biru terbentang luas seakan tak ada batasnya. Anda juga bisa melihat perahu-perahu nelayan yang sedang menangkap ikan.

Keindahan Samalona
  Ketika tiba di Pulau Samalona, Anda akan disuguhi pemandangan hamparan luas pasir putih pantai, udara sejuk nan bebas polusi, dan pemandangan alam yang masih alami. Bayangkan, air laut yang begitu bening membuat Anda tidak pernah kesulitan untuk melihat indahnya biota laut di dalam sana. 


  Pulau kecil ini hanya berpenghuni sekitar 16 kepala keluarga dan luasnya tidak lebih dari 100 meter persegi.Anda pun bisa menyewa baruga (rumah singgah) yang hanya sekitar 250 ribu rupiah per harinya.
 Anda juga bisa menunggu keindahan matahari terbenam di pesisir pantai sambil mengitari pulau kecil itu. Rasakan lembutnya butiran-butiran pasir putih di telapak kaki sambil sesekali memungut kerang yang terseret ombak. 

* Pulau Hoga


   Keindahan dari pulau Hoga adalah suasana alam bahari yang begitu murni, banyaknya pohon kelapa, dan putihnya pasir pantai yang bersih adalah secuil keindahan yang ditawarkan pulau ini. 
   Beragam jenis ikan dapat Anda temukan disini seperti; Napoleon wrasse, Paramia quinquelineata, Scarus qibbus, S. taeniurus, Amphiprion tricinctus, Chaetodon specullum, dan lain-lain. Jika Anda belum mahir dalam menyelam, Anda bisa sekadar berenang bersama ikan-ikan tersebut 


   Terumbu karang adalah biota laut yang amat indah karena populasinya yang semakin sedikit, maka keberadaannya perlu dilestarikan. Diterumbu karang inilah biasanya ikan-ikan biasa berenang di sekitarnya, seakan-akan sedang bermain-main kejar-kejaran atau petak umpet, sungguh mengasyikkan mengamati gerak gerik ikan di sekitar terumbu karang 


   Transportasi ke pulau Hoga ini cukup mudah Anda hanya perlu menyewa speedboat dengan tarif Rp 150.000 dari dermaga Wanci, Ibukota kabupaten Wakatobi.  

* Pulau Togean 
    Kepulauan Togean merupakan bagian wilayah dari Kabupaten Tojo Una-Una, Provinsi Sulawesi Selatan. Kepulauan Togean terbentang sepanjang 90 km. Kepulauan ini terdiri atas 6 pulau besar dan  pulau-pulau yang lebih kecil yang jumlahnya mencapai 60 pulau. Kepulauan yang terletak di kawasan Teluk Tomini ini menyimpan kekayaan alam yang sungguh mencengangkan.

 
   Tangkasi (Tarsius Spectrum) adalah binatang bertubuh kecil, hanya seukuran tikus. Tangkasi adalah jenis binatang malam. Kala siang dia tidur. Malam harinya, ia berburu mangsa: jangkerik, kecoa, dan serangga-serangga kecil yang lain. Yang membuat satwa ini begitu istimewa adalah tangkasi hanya dapat ditemukan di Sulawesi.


Beberapa Objek Wisata yang Banyak Dikunjungi
  • Pulau Kadidiri

    Pulau ini memiliki panorama pantai yang sangat indah. Deretan batu karang yang terjal melengkapi pesona tempat ini. Lokasi snorkeling dan menyelam di sini sangat bagus. Tak heran, Pulau Kadidiri menjadi pulau yang paling menyita perhatian wisatawan. Di sini, juga terdapat fasilitas akomodasi, berupa penginapan
    dengan harga terjangkau.

    Sekitar 16 km arah timur laut dari Pulau Kadidiri, tersimpan bukti sejarah Perang Dunia II. Di sini, terdapat reruntuhan pesawat B 24, pesawat pembom milik sekutu. Hingga kini, bangkai pesawat ini masih utuh. Banyak ikan dan terumbu karang tumbuh di reruntuhan pesawat ini.
  • Pulau Taipi

    Inilah surga bagi para pencinta olahraga menyelam. Pulau ini memiliki pemandangan alam bawah laut yang luar biasa cantik. Yang lebih dahsyat adalah dalam jarak lima meter dari garis pantai, pantai di Pulau Taipi sudah ditumbuhi terumbu karang yang menciptakan pemandangan memikat.
    Jadi, tidak perlu menyelam untuk dapat menikmati keindahan terumbu karang ini. Jarak Pulau Taipi dengan Pulau Kadidiri sekitar 4 kilometer.
  • Pulau Una-Una

    Pulau yang satu ini terbilang unik. Pulau Una-Una terbentuk akibat letusan gunung berapi. Hal ini yang akhirnya membuat Pulau Una-Una berbeda dengan gugusan pulau-pulau lain di Kepulauan Togean. Jika hampir seluruh pantai di Kepulauan Togean berpasir putih, pasir pantai di Pulau Una-Una berwarna hitam.
    Di pulau ini, terdapat Gunung Colo, dengan ketinggian sekitar 2.509 meter.
    Gunung Colo merupakan gunung berapi yang hingga kini masih aktif. Pulau Una-Una dipercaya memiliki kawasan untuk menyelam yang terbaik di seluruh Kepulauan Togean.
  • Pulau Batudaka

    Pulau Batudaka adalah pulau terbesar di Kepulauan Togean
    .
    Pulau ini juga paling mudah dijangkau. Di pulau ini, terdapat desa yang bernama Bomba. Bomba merupakan kawasan pemukiman. Jadi, di tempat ini para wisatawan dapat mengenal lebih dekat kehidupan masyarakat Togean. Di kawasan ini juga terdapat hutan bakau dengan panorama yang sungguh memikat, dengan suasana yang sangat tenang.
  • Kundurang

    Kundurang adalah lokasi pemancingan ikan laut. Kundurang berlokasi di tengah laut karang. Degradasi warna air membuat di tempat ini benar-benar menawan. Karang-karang di tempat ini sungguh menakjubkan. Sangat indah dan dapat dilihat dari atas perahu karena air yang sangat jernih.

  • Pulau Siatu

    Pulau ini dihuni oleh Suku Bajo. Jadi, di tempat ini wisatawan akan disuguhi eksotika pemukiman Suku Bajo. Suku Bajo adalah suku laut yang legendaris. Suku ini sangat terkenal sebagai pelaut ulung. Warga Suku Bajo bahkan membangun perkampungan mereka menjorok ke arah lautan.
Masih banyak keindahan alam lainya yang belum bisa saya sebutkan disini.


»»  Baca Selengkapnya...

Keindahan Alam Yogyakarta

* Pantai ParangTritis
     Menyebut wisata pantai yang ada di Yogyakarta, pasti ingatan Anda akan tertuju pada pantai Parangtritis. Pantai yang berada di selatan pulau Jawa ini memang sudah cukup terkenal. Sebagian besar wisatawan yang berkungung ke Yogyakarta pasti mempunyai keinginan untuk menyempatkan diri berkunjung ke Pantai Parangtritis.


     Nama Parangtritis sendiri mempunyai sejarah yang cukup menarik. Konon, ada seorang pelarian dari kerajaan Majapahit yang bernama Dipokusumo yang melakukan persemedian di tempat ini. Saat melakukan semedi, dia melihat air yang menetes (tumaritis) dari sela-sela batu karang (parang). Kemudian dia memberi nama tempat itu Parangtritis yang berarti air yang menetes dari batu.

     Pantai Parangtritis diyakini oleh masyarakat merupakan bagian dari daerah kekuasaan Ratu Selatan atau yang lebih dikenal dengan Nyai Roro Kidul. Menurut kepercayaan masyarakat setempat, Nyai Roro Kidul menyukai warna hijau. Oleh karena itu, wisatawan yang berkunjung ke pantai Parangtritis disarankan untuk tidak memakai baju berwarna hijau.
  
* Canci Prambanan
   Candi Rara Jonggrang atau Lara Jonggrang yang terletak di Prambanan adalah kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia. Candi ini terletak di pulau Jawa, kurang lebih 20 km timur Yogyakarta, 40 km barat Surakarta dan 120 km selatan Semarang, persis di perbatasan antara provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Candi Rara Jonggrang terletak di desa Prambanan yang wilayahnya dibagi antara kabupaten Sleman dan Klaten. Candi ini dibangun pada sekitar tahun 850 Masehi oleh salah seorang dari kedua orang ini, yakni: Rakai Pikatan, raja kedua wangsa Mataram I atau Balitung Maha Sambu, semasa wangsa Sanjaya. Tidak lama setelah dibangun, candi ini ditinggalkan dan mulai rusak.


    Banyak bagian candi yang direnovasi, menggunakan batu baru, karena batu-batu asli banyak yang dicuri atau dipakai ulang di tempat lain. Sebuah candi hanya akan direnovasi apabila minimal 75% batu asli masih ada. Oleh karena itu, banyak candi-candi kecil yang tak dibangun ulang dan hanya tampak fondasinya saja. Sekarang, candi ini adalah sebuah situs yang dilindungi oleh UNESCO mulai tahun 1991. Antara lain hal ini berarti bahwa kompleks ini terlindung dan memiliki status istimewa, misalkan juga dalam situasi peperangan.

   Candi Prambanan adalah candi Hindu terbesar di Asia Tenggara, tinggi bangunan utama adalah 47m. Kompleks candi ini terdiri dari 8 kuil atau candi utama dan lebih daripada 250 candi kecil. Tiga candi utama disebut Trisakti dan dipersembahkan kepada sang hyang Trimurti: Batara Siwa sang Penghancur, Batara Wisnu sang Pemelihara dan Batara Brahma sang Pencipta. Candi Siwa di tengah-tengah, memuat empat ruangan, satu ruangan di setiap arah mata angin. Sementara yang pertama memuat sebuah arca Batara Siwa setinggi tiga meter, tiga lainnya mengandung arca-arca yang ukuran lebih kecil, yaitu arca Durga, sakti atau istri Batara Siwa, Agastya, gurunya, dan Ganesa, putranya. Arca Durga juga disebut sebagai Rara atau Lara/Loro Jongrang (dara langsing) oleh penduduk setempat.
»»  Baca Selengkapnya...